Terakreditasi KARS
Bintang 5 Paripurna
BPJS Kesehatan
Pelayanan Ramah
Layanan 24 Jam
• 12 Jun 2026
RS Dedy Jaya – Edukasi Kesehatan
Perkembangan teknologi dan perubahan pola hidup masyarakat modern membawa banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun di balik kemudahan tersebut, terdapat ancaman kesehatan yang semakin meningkat, yaitu penyakit tidak menular seperti diabetes melitus dan penyakit ginjal kronis.
Banyak orang kini menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk di depan komputer, kurang berolahraga, sering mengonsumsi makanan cepat saji, minuman tinggi gula, serta kurang memperhatikan pola tidur. Kebiasaan-kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai gangguan kesehatan yang pada awalnya sering tidak menimbulkan gejala.
Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah penderita diabetes terus meningkat secara global. Diabetes tidak hanya menyebabkan gangguan kadar gula darah, tetapi juga dapat memicu komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, kerusakan saraf, gangguan penglihatan, hingga gagal ginjal.

Ginjal berfungsi menyaring limbah dan kelebihan cairan dari dalam darah. Pada penderita diabetes yang tidak terkontrol, kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah kecil dan unit penyaring ginjal (nefron). Akibatnya, kemampuan ginjal untuk menyaring darah akan menurun secara perlahan.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebutkan bahwa sekitar satu dari tiga orang dewasa yang menderita diabetes mengalami penyakit ginjal kronis. Selain diabetes, tekanan darah tinggi juga menjadi salah satu penyebab utama kerusakan ginjal.
WHO juga menjelaskan bahwa beban penyakit ginjal kronis terus meningkat seiring meningkatnya kasus diabetes, hipertensi, dan obesitas di berbagai negara.
Salah satu tantangan terbesar adalah diabetes dan penyakit ginjal kronis sering berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal.
Banyak penderita baru mengetahui kondisi kesehatannya setelah muncul komplikasi, seperti:
Karena itulah pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting, terutama bagi masyarakat yang memiliki faktor risiko.


Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko diabetes dan penyakit ginjal kronis antara lain:
Kabar baiknya, sebagian besar kasus diabetes tipe 2 dan penyakit ginjal kronis dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup sehat.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

Deteksi dini menjadi kunci utama untuk mencegah komplikasi yang lebih berat. Pemeriksaan sederhana seperti cek gula darah, tekanan darah, fungsi ginjal, dan pemeriksaan urine dapat membantu menemukan masalah kesehatan sejak dini sebelum terjadi kerusakan organ yang permanen. WHO menyebutkan bahwa pemeriksaan darah dan urine secara rutin merupakan cara efektif untuk mendeteksi penyakit ginjal kronis pada kelompok berisiko.
Diabetes dan penyakit ginjal kronis bukan hanya masalah kesehatan bagi kelompok lanjut usia. Saat ini, kedua penyakit tersebut semakin banyak ditemukan pada usia produktif akibat pola hidup yang kurang sehat. Oleh karena itu, menjaga pola makan, aktif bergerak, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan investasi terbaik untuk kesehatan jangka panjang.
"Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Kenali faktor risikonya, lakukan pemeriksaan rutin, dan mulai terapkan gaya hidup sehat sejak sekarang."